Bimtek Inovasi Sektor Publik

Bimtek
Inovasi Pada
Sektor Publik

5/5

Bimtek inovasi pada sektor publik dipersembahkan dalam rangka memacu segenap SKPD dalam lingkup pemerintah daerah untuk meningkatkan kinerja untuk meingkatkan optimalisasi Tupoksi pegawai. Sebagaimana sudah diketahui secara luas bahwa sebuah inovasi itu dapat berada dalam range dari yang paling kompleks dan inovasi yang transformatif sampai pada yang hanya sekedar adaptif dan hanya bersifat incremental saja. Sektor publik harus dapat mengambil kesempatan untuk dapat menjadi yang terdepan dan baru kemudian secara terus menerus fokus pada pencapaian.
Bimtek inovasi pada sektor publik akan mendalami konten inovasi pada pengelolaan pemerintah daerah. Dalam  konteks ini ada 4 (empat) tahapan kunci dalam proses inovasi sektor publik, yang mana mungkin saja satu sama lainnya tumpang tindih atau bersentuhan dan dalam durasi yang bervariasi. Secara sederhana proses atau tahapan tersebut dapat disebut sebagai tahapan-tahapan ‘mengembangkan (develop), ‘mengimplementasikan’ (implement), ‘mengecek” (check), dan ‘menyesuaikan’ (adjust).

Lihat juga : Bimtek Penyusunan Renstra Perangkat Daerah

Kunci sukses inovasi sektor publik menuntut adanya perubahan yang didukung oleh pemerintah dan pimpinan aparatur. Sikap dan budaya para pemimpin yang mendorong kreativitas dan inovasi. Kelembagaan pemerintahan mendorong, mengakui, dan menghargai inovasi. Proses inovasi perlu dikembangkan dalam suatu “siklus” sistem tertentu. Inovasi mengandung resiko dan membutuhkan pemimpin dan aparatur yang berani mengambil resiko yang telah diperhitungkan, bukan mereka yang takut resiko atau sekedar mempertahankan status quo. Pilot proyek dan pengujicobaan dapat memperkecil resiko dampak Inovasi. Jaringan kerjasama domestik dan internasional akan mendorong sukses inovasi. Kapasitas dan kapabilitas SDM dan organisasi pemerintahan adalah prakondisi keberhasilan Inovasi. Isu strategis harus dirumuskan untuk mengantisipasi tingkat kesulitan, tekanan pekerjaan, kecepatan kerja, dan waktu yang terbatas dalam mengembangkan Inovasi. Tantangan yang harus diantisipasi dalam inovasi adalah sikap legislatif, sistem pelaporan kinerja dan jaringannya. sikap penolakan terhadap resiko, dan sikap kelompok orang yang memandang rendah inovasi. Penerapan teknologi canggih akan memperkuat dorongan dan kreativitas inovasi
Inovasi di sektor publik biasanya mendorong berkembangnya inovasi dalam masyarakat maupun swasta. Keberhasilan inovasi menuntut ketersediaan sumber daya (man, money, materials, methods, times, and environment), harus dijamin ketersediaannya (ingat: no-one wants to pay – risk aversion behavior. Aparatur sektor publik sesungguhnya memiliki komitmen tinggi terhadap pekerjaan, sangat termotivasi untuk bekerja, berorientasi hasil dan mendahulukan kepentingan masyarakat (di samping para oknum aparatur yang merusak sistem untuk kepentingan pribadi atau golongannya) dan Pemerintah harus mendorong inovasi, namun juga harus memiliki reservasi bahwa capaian kinerja akan bervariasi, dan harus memberi ruang untuk perbaikan.
POKOK-POKOK PEMBAHASAN :
– Sikap & budaya pimpinan
– Penghargaan terhadap inovasi
– Keberanian mengambil resiko
NARASUMBER :
Praktisi SDM
FASILITAS :
– Hotel Bintang 3 (menginap 3 hari 2 malam)
– Makan siang & snack selama kegiatan
– Training kit
– Handout
– Dokumentasi
– Sertifikat
FREE Antar jemput bandara-hotel PP
 
PILIHAN LOKASI BIMTEK :
Yogyakarta, Bandung, Jakarta
BIAYA :

Rp. 4.250.000,- /orang

Telp: 081280019900 (Tirta)